By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Hamas Terlibat Pertempuran Sengit Lawan Israel di Rafah
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netraworld

Hamas Terlibat Pertempuran Sengit Lawan Israel di Rafah

Rezy Rahmat
Last updated: May 9, 2025 4:45 pm
Rezy Rahmat
Published May 9, 2025

Netraworld, Jakarta – Kelompok Hamas mengklaim para pejuangnya terlibat dalam “pertempuran sengit” melawan pasukan Israel di dekat Rafah, Jalur Gaza selatan, pada Kamis (8/5) waktu setempat. Dalam bentrokan itu, Hamas menyatakan berhasil menewaskan dan melukai sejumlah tentara Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui kanal Telegram Hamas dan dilansir oleh Reuters serta Al Arabiya pada Jumat (9/5/2025). Klaim itu menandakan bahwa kelompok militan tersebut masih beroperasi di wilayah Gaza yang kini dikuasai militer Israel, setelah konflik berlangsung lebih dari 19 bulan.

Dalam keterangannya, Hamas menyebut pasukannya menyergap 12 tentara Israel yang berada di sebuah rumah di area Tanur, sebelah timur Rafah. Mereka menggunakan dua roket antipersonel dan antitank dalam serangan itu.

Pihak Hamas mengklaim penyergapan tersebut menimbulkan korban tewas dan luka di pihak Israel, namun tidak merinci jumlahnya. Hingga kini, belum ada respons resmi dari militer Israel terkait klaim tersebut.

Hamas diketahui jarang melaporkan pertempuran di sekitar Rafah dalam beberapa bulan terakhir. Kelompok itu mengalami kerugian besar akibat serangan darat dan udara Israel. Sebagian besar bentrokan antara pejuang Hamas dan militer Israel sebelumnya lebih sering terjadi di dekat Khan Younis dan wilayah utara Gaza.

Pada awal Mei, Israel mengumumkan rencana memperluas operasi militernya di Jalur Gaza. Seorang pejabat Tel Aviv menyatakan, perluasan itu mencakup “penaklukan Jalur Gaza dan penguasaan atas wilayah tersebut”.

Rencana tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Komisioner Tinggi HAM PBB yang menyebut langkah Israel “sangat berbahaya” bagi warga sipil di Gaza.

Sejak 2 Maret lalu, Jalur Gaza berada di bawah blokade total. Akses bantuan kemanusiaan diputus, dan kondisi di wilayah tersebut memburuk menjadi krisis kemanusiaan.

Militer Israel kembali menggencarkan serangan ke Gaza pada 18 Maret, mengakhiri gencatan senjata dua bulan yang sebelumnya berlangsung.

Related

You Might Also Like

22 Orang Tewas Akibat Serangan Israel ke Tenda Pengungsi di Gaza

Trump Perintahkan Militer AS Pindahkan Rudal Patriot Ke Timur Tengah

Perluas Serangan, Netanyahu Berdalih Tak Ingin Dunia Lihat Warga Gaza Kelaparan

Menhan AS Beri Peringatan soal Potensi China Gunakan Kekuatan Militer di Asia

Gempuran Israel di Gaza Terus Berlanjut, Bayi Baru Lahir Jadi Korban

TAGGED:HamasKonflik Israel-PalestinaPalestinaPerang Israel HamasRafah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba di Priok, Amankan 1,5 Kg Sabu Senilai Rp 2,2 Miliar

Rezy Rahmat
Rezy Rahmat
April 28, 2025
Presiden Prabowo Dijadwalkan Bertemu Presiden Kamboja di Istana Siang Ini
Prabowo Sambut Delegasi Inggris di Hambalang, Bahas Kerja Sama Pendidikan-Riset
Presiden Prabowo Minta Ada Evaluasi Direksi BUMN
Protes soal 4 Pulau Masuk Sumut, Mahasiswa Aceh Bawa Spanduk ‘Referendum’

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?