By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Trump Ungkap Rencana Penurunan Tarif untuk China, Perang Dagang Mulai Mereda?
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranomics

Trump Ungkap Rencana Penurunan Tarif untuk China, Perang Dagang Mulai Mereda?

Rezy Rahmat
Last updated: April 23, 2025 3:30 pm
Rezy Rahmat
Published April 23, 2025

Netranomics, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan adanya kemungkinan penurunan signifikan terhadap tarif impor yang selama ini dikenakan terhadap produk-produk asal China. Namun, ia menegaskan bahwa pemangkasan tersebut tidak akan berarti penghapusan total tarif menjadi nol persen.

Trump mengakui bahwa tarif sebesar 145 persen yang dikenakan pada barang-barang dari China terbilang sangat tinggi. Oleh karena itu, menurutnya, besaran tarif tersebut akan diturunkan ke level yang lebih rendah.

“145% itu sangat tinggi dan tidak akan setinggi itu. Tidak akan mendekati angka itu. Itu akan turun secara signifikan. Tapi tidak akan nol,” ujar Trump seperti dilansir dari CNN, Rabu (23/4/2025).

Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyampaikan tarif yang tinggi antara kedua negara telah berdampak besar pada perdagangan, bahkan nyaris menghentikannya sepenuhnya.

Berbicara dalam konferensi investasi privat yang digelar oleh JP Morgan Chase, Bessent menyebut perang dagang antara AS dan China tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang dan memberi sinyal kemungkinan adanya deeskalasi dalam waktu dekat.

Bessent juga menegaskan bahwa langkah penurunan tarif bukan bertujuan untuk memutus total hubungan dagang, melainkan sebagai bagian dari upaya menyeimbangkan hubungan perdagangan kedua negara.

Sementara itu, China tetap mengambil sikap keras. Pemerintah Beijing membalas kebijakan AS dengan menaikkan tarif atas barang-barang asal Amerika hingga 125 persen, memperluas daftar perusahaan AS yang dibatasi akses ekspornya, serta menempatkan lebih banyak entitas dalam daftar hitam.

Selain itu, China juga melakukan pembatasan terhadap ekspor mineral penting yang digunakan dalam berbagai produk teknologi, dari ponsel pintar hingga sistem pertahanan. Langkah-langkah lain termasuk pengurangan jumlah film Hollywood yang diputar di bioskop China serta pengembalian dua unit pesawat Boeing ke AS.

Related

You Might Also Like

Harga Emas Lanjutkan Tren Penurunan, Cek Rinciannya di Sini

Catat! Ini Sanksi Berat untuk Pengusaha Jika Tak Bayar THR Pekerja

Rupiah Sempat Tembus Rp17.217, Rekor Terburuk Usai Kebijakan Tarif Impor AS

Trump Tarik Personel AS dari Timur Tengah Usai Iran Tebar Ancaman

Trump Umumkan Tarif Pajak Impor Baru, Indonesia Kena 32%

TAGGED:Amerika SerikatChinaDonald TrumpKebijakan Tarif Pajak Impor
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

MKD DPR Sebut Ahmad Dhani Langgar Kode Etik-Sanksi Minta Maaf kepada Pengadu

Rivan Prasetyo
Rivan Prasetyo
May 7, 2025
Situasi Global Kian Panas, Prabowo Panggil Jajaran Kabinet ke Hambalang
Kapolda Lampung: Dua Oknum TNI Akui Bawa Senpi-Tembak 3 Polisi
Marc Marquez Juara Sprint Race GP Spanyol, Quartararo Jatuh
Militer Myanmar Serang Konvoi Bantuan Palang Merah China ke Daerah Gempa

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?