By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Kenapa Motor Royal Enfield RK yang Disita Belum Diangkut? Ini Penjelasan KPK
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

Kenapa Motor Royal Enfield RK yang Disita Belum Diangkut? Ini Penjelasan KPK

Rezy Rahmat
Last updated: April 17, 2025 5:50 pm
Rezy Rahmat
Published April 17, 2025
Foto: Motor Royal Enfield Ridwan Kamil - Unggahan Akun Instagram Ridwan Kamil

Netra, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memindahkan sepeda motor Royal Enfield milik eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) yang telah disita, ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan). Barang bukti tersebut sementara ini masih berada di tangan RK dalam mekanisme titip rawat.

“Dalam penyitaan tersebut, sebagaimana diatur dalam KUHAP, penyidik berwenang untuk menempatkan barang sitaan di rumah penyimpanan benda sitaan negara atau Rupbasan, atau melakukan titip rawat atas barang yang disita kepada pihak lain, dalam hal ini, pemilik atau penguasa barang tersebut,” ujar juru bicara KPK, Tessa Mahardhika, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2025).

Tessa menambahkan, penempatan barang sitaan melalui mekanisme titip rawat disertai penandatanganan berita acara oleh penyidik dan pihak penerima. Dalam dokumen itu, penerima diwajibkan menjaga barang dalam kondisi baik.

“Apabila sewaktu-waktu untuk kepentingan penyidikan, penuntutan, atau peradilan, membutuhkan barang bukti tersebut, maka tertitip harus segera menyerahkan kepada penyidik atau penuntut dalam keadaan baik dan utuh sesuai dengan keadaan pada saat barang bukti tersebut dititipkan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pihak yang menerima titipan dilarang memindahtangankan barang, dan jika ada biaya perawatan, dibebankan kepada penerima. Praktik titip rawat juga pernah dilakukan KPK dalam kasus lain, seperti perkara yang menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

“(Tertitip harus) merawat, dan memelihara aset titipan sebagaimana mestinya, serta jika ada biaya yang timbul dibebankan kepada tertitip,” jelasnya.

Dalam pernyataan sebelumnya, Tessa menyebut motor Royal Enfield milik RK masih dalam status pinjam pakai dan belum dipindahkan ke Rupbasan.

“Posisi kendaraan yang dilakukan penyitaan masih dipinjam pakaikan kepada yang bersangkutan. Jadi belum ada pergeseran ke Rupbasan,” ucap Tessa di Jakarta, Rabu (16/4).

Ia menekankan, RK memiliki kewajiban untuk menjaga kondisi kendaraan dan tidak menjual atau merusaknya. Pelanggaran terhadap ketentuan itu bisa dikenakan sanksi pidana.

“Dalam hal ini, kaitannya adalah baik itu pasal 21 bisa langsung menghalang-halangi penyidikan, maupun dari sisi nilainya bisa dimintakan untuk diganti tentunya, sesuai dengan nilai pada saat kendaraan itu disita,” pungkasnya.

Related

You Might Also Like

Rano Karno Pastikan Puskesmas di Jakarta Tetap Buka Saat Lebaran

Mahasiswa Gelar Demo Tolak Revisi UU TNI di DPR Hari Ini

Beberapa Fakta Kasus Mantan Artis Ditangkap Bawa Uang Palsu Ratusan Juta

Diduga Curangi Takaran BBM, SPBU di Sentul Disegel Kemendag dan Bareskrim

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Pelecehan Eks Rektor Universitas Pancasila

TAGGED:Bank BJBKasus Korupsi BJBKPKRidwan KamilSitaan Barang KPK
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Ribuan Warga Banda Aceh Ikut Aksi Bela Palestina, Donasi Rp 2 Miliar Terkumpul

Febriyan Ramadhan
Febriyan Ramadhan
July 27, 2025
Keluarga Pasien Aniaya Satpam RS di Bekasi Berdalih Korban Terpeleset
Polisi Tetapkan 13 Anarko Penyusup Demo May Day di DPR sebagai Tersangka
Arus Balik Lebaran: One Way Diterapkan di Tol Cipali Km 188-Km 72 Arah Jakarta
Soal Eks TNI AL Gabung Rusia, Menkum: Jika Tak Kantongi Izin Presiden, Status WNI Hilang

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?