By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: China Tegaskan Tak Takut Hadapi Perang Dagang dengan AS
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranomics

China Tegaskan Tak Takut Hadapi Perang Dagang dengan AS

Rezy Rahmat
Last updated: April 16, 2025 10:30 pm
Rezy Rahmat
Published April 16, 2025
Foto: Xi Jinping - Istimewa

Netranomics, Jakarta – China menegaskan tidak gentar menghadapi perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) dan menyerukan penyelesaian melalui dialog yang adil. Pemerintah Beijing menyatakan penolakan terhadap tekanan dan ancaman dari Washington.

Ketegangan dagang antara dua negara ekonomi terbesar dunia ini terus memanas sejak Presiden AS saat itu, Donald Trump, memulai kebijakan tarif tinggi terhadap produk-produk impor, khususnya dari China. Sebagai respons, China memberlakukan tarif balasan dengan besaran serupa.

Melansir dari laporan BBC, ketika Trump pertama kali mengumumkan kebijakan pajak impornya, China membalas dengan tarif 34% terhadap produk AS. Washington kemudian meningkatkan tarifnya hingga 104%, yang membuat Beijing kembali merespons dengan tarif hingga 84%. Hingga kini, tarif AS terhadap barang dari China telah mencapai 125%, dan berpotensi naik menjadi 145% pada beberapa produk terkait fentanyl.

Pada Rabu (9/4), juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyebut langkah Gedung Putih sebagai tindakan intimidatif.

“Beijing dengan tegas menentang dan tidak akan pernah menerima praktik hegemonik dan intimidasi seperti itu,” ujarnya dalam konferensi pers yang disiarkan media pemerintah.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan China menyebut kebijakan tarif tambahan dari AS sebagai

“kesalahan di atas kesalahan” dan menolak apa yang mereka sebut sebagai “aksi pemerasan”.

Di pihak lain, Presiden Trump tetap bersikap keras melalui pernyataan Sekretaris Pers Karoline LeavittPada Selasa (15/4).

“bola ada di tangan China.” ucapnya.

“China perlu membuat kesepakatan dengan kita. Kita tidak harus membuat kesepakatan dengan mereka,” imbuhnya.

Trump juga menuduh China telah mengingkari kesepakatan besar dengan Boeing, setelah laporan Bloomberg menyebut Beijing memerintahkan maskapai penerbangannya untuk menunda pengiriman pesawat dari perusahaan tersebut.

China pun kembali menegaskan bahwa mereka tidak takut menghadapi tekanan ekonomi.

“Jika AS benar-benar ingin menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi, AS harus berhenti memberikan tekanan ekstrem, berhenti mengancam dan memeras, dan berbicara dengan China atas dasar kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dikutip kantor berita AFP, Rabu (16/4/2025).

“Posisi China sudah sangat jelas. Tidak ada pemenang dalam perang tarif atau perang dagang. China tidak ingin berperang, tetapi tidak takut berperang.” pungkasnya.

Related

You Might Also Like

Catat! Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo & BP-AKR Turun, Berikut Rinciannya

Legislator PKS: Kebijakan Tarif Trump Akan Berdampak ke Industri Tanah Air

BI Catat dalam Sepekan Dana Asing Keluar dari Indonesia Capai Rp 24 Triliun

Konjen AS di Medan Akan Ditutup Buntut Efisiensi Anggaran Pemerintahan Trump

Hari Ini Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp 16.815

TAGGED:Amerika SerikatChinaChina Balas Tarif Pajak Impor ASDonald TrumpKebijakan Tarif Pajak ImporXi Jinping
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Jadwal One Way, Contraflow dan Ganjil-Genap Arus Mudik Lebaran 2025

Rezy Rahmat
Rezy Rahmat
March 27, 2025
Jokowi soal Kumpul-kumpul Presiden Terdahulu: Kelihatannya Nggak Mungkin
Imbas Gangguan Layanan JakOne Mobile, Pramono Pecat Direktur IT Bank DKI
Mobil Polisi Dibakar, ‘Tokoh Masyarakat’ di Depok Ditangkap
Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 29 Maret, Lebaran Kemungkinan Serentak

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?