By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Wamenkes Akan Tes Kejiwaan Calon Dokter PPDS, Cegah Kejadian di RSHS Terulang
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

Wamenkes Akan Tes Kejiwaan Calon Dokter PPDS, Cegah Kejadian di RSHS Terulang

Rivan Prasetyo
Last updated: April 10, 2025 3:10 pm
Rivan Prasetyo
Published April 10, 2025

Netra, Jakarta – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan pihaknya akan menerapkan tes kejiwaan untuk calon dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Hal ini dilakukan guna mencegah kejadian di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terulang.

“Kami akan melakukan pemeriksaan mental juga untuk para peserta pendidikan spesialis sehingga peristiwa-peristiwa ini tidak terjadi, tapi kalau tidak secara keseluruhan,” kata Dante, di Puskesmas Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/4/2025).

Dante mengatakan tes kejiwaan akan dilakukan saat mulai masuk proses seleksi PPDS. Sehingga dapat ditemukan peserta yang memiliki kelainan sejak awal mungkin. Ia menyebut nama tes nya adalah MMPI, program bekerja sama dengan kurikulum pendidikan anestesi.

“Nanti akan ada seleksi nanti akan ada cek. Namanya MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory), MMPI ini pemeriksaan untuk kesehatan jiwa, terlebih lagi untuk yang berkaitan menggunakan obat-obat bius seperti program anestesi ini,” ujarnya.

“Penilaian program MMPI ini, akan menggunakan program MMPI khusus, kita akan bekerja sama kurikulum pendidikan anestesi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dante menjelaskan mengenai tujuan dari program tersebut yakni guna mengetahui calon peserta didik tidak hanya pintar namun sehat secara jasmani dan rohani. Menurut Dante hal ini agar menghasilkan dokter yang dapat bekerja secara profesional.

“Tes MMPI, tes mental untuk peserta didik, tidak hanya mereka pintar, tapi mereka (sehat) secara jasmani dan secara rohani supaya mereka bisa melaksanakan tugas dokter yang mulia. Itu menangani masyarakat dari dalam hati dan tidak menyalahgunakan wewenang sesuai janji dokter,” pungkasnya.

Related

You Might Also Like

Polisi Ungkap Alasan One Way 10 Jam di Jalur Puncak Bogor Kemarin

Polisi Dibacok Begal di Bekasi, Pelaku Pepet dan Sabet Korban Pakai Celurit

Puncak Arus Mudik Jumat Malam, Kapolri Minta Jajaran Waspada-Layani Warga

KPK Sudah Tahu Lokasi Harun Masiku, Tapi Tak Bisa Beberkan Kepada Publik

Polda Kaltim Sita 35,9 Kg Sabu dan 500 Gr Ganja, 8 Orang Ditetapkan Tersangka

TAGGED:Dokter PPDSKementerian KesehatanWamenkes
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Puan Maharani Ikut Unggah Foto Momen Ultah Didit Prabowo

Rivan Prasetyo
Rivan Prasetyo
March 23, 2025
Update Mudik Lebaran 2025: 2,1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta
Kunjungi Ponpes Miftahul Huda, Bahlil: Tanpa Ulama Golkar Belum Tentu Ada
Beli Tanah-Bangun Rumah Hampir Rp 1 M, Warga Depok Jadi Korban Penipuan
WNA Ghana Ngamuk di Kalibata City, Polisi Sebut Pelaku Positif Narkoba

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?