By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Dokter PPDS Rudapaksa Anak Pasien di RSHS Diduga Punya Kelainan Seksual
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

Dokter PPDS Rudapaksa Anak Pasien di RSHS Diduga Punya Kelainan Seksual

Rezy Rahmat
Last updated: April 9, 2025 8:59 pm
Rezy Rahmat
Published April 9, 2025
Foto: Pelaku Rudapaksa Anak Pasien di RSHS Bandung - Tangkapan Layar Konferensi Pers

Netra, Jakarta – Dokter residen peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang merudapaksa anak pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung diduga memiliki kelainan seksual. Hal itu diungkap Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan.

“Dari pemeriksaan beberapa hari ini memang kecenderungan pelaku ini mengalami sedikit kelainan dari segi seksual ya,” ungkap Kombes Surawan kepada wartawan, Rabu (9/4/25).

Kombes Surawan menuturkan untuk memastikan temuan tersebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan psikologis forensik. Ia akan melibatkan ahli psikologi.

“Begitu juga dengan hasil pemeriksaan dari pelaku ini, nanti kita akan perkuat dengan pemeriksaan dari psikologi forensik, ahli psikologi untuk tambahan pemeriksaan,” katanya.

Dia menjelaskan pelaku merupakan seorang dokter residen anestesi yang diduga memerkosa korban berinisial FH (21) di salah satu ruangan baru yang belum digunakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Surawan menerangkan pelaku bernama Priguna diduga merudapaksa korban berinisial FH (21) di salah satu ruangan baru di Gedung MCHC lantai 7 RSHS. Ia menyebut peristiwa itu terjadi saat korban tengah menemani ayahnya yang sedang dalam kondisi kritis.

Pelaku kemudian meminta korban melakukan transfusi darah sendirian tanpa ditemani keluarganya. Korban tidak mengetahui maksud pelaku.

“Korban tidak tahu maksud pelaku apa karena saat itu diajak ke ruang baru dengan dalih akan dilakukan tindakan medis,” tuturnya.

Surawan mengatakan dari hasil pemeriksaan ditemukan sisa sperma di tubuh korban serta alat kontrasepsi yang digunakan pelaku. Sampel sperma sudah dibekukan dan akan diuji melalui tes DNA untuk memastikan kecocokannya.

“Akan diuji lewat DNA, kan kita harus uji. Dari yang ada di kemaluan korban, kemudian keseluruhan uji DNA pelaku dan juga yang ada di kontrasepsi itu, sesuai DNA sperma pelaku,” katanya.

Related

You Might Also Like

Prabowo Ungkap Rencana Pertemuan Pimpinan Buruh Dengan 150 Pengusaha

Gempa M 6,2 Guncang Blang Pidie Aceh, Tak Berpotensi Tsunami

Kardinal Suharyo Soroti Korupsi-Kesenjangan Sosial dalam Misa Paskah 2025

Heboh Ormas Larang Pendirian Posko Mudik Lebaran, Ini Tanggapan Menteri Perhubungan

Usai Viral Minta THR Rp 165 Juta ke Perusahaan, Kades di Bogor Minta Maaf

TAGGED:DokterDokter PPDSDokter Residen Perkosa Keluarga PasienRSHS BandungRudapaksaUniversitas Padjajaran
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Rayakan Tahun Baru, Pemprov Jakarta Lanjut Galang Donasi untuk Bencana

Xenos Zulyunico
Xenos Zulyunico
December 28, 2025
Mentan Sebut Angka Serapan Gabah Bulog Hingga Maret 2025 Capai 700.000 Ton
Dedi Mulyadi Naik Atap Mobil-Singletan Ikut Konvoi Juara Persib
Polisi Ungkap Motif Pria di Medan Aniaya Anak Pacar Hingga Tewas
Jaksa Sita Kendaraan Mewah Terkait Suap Vonis Lepas Seret Ketua PN Jaksel

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?