By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Cairkan Tunjangan Guru, Mendikdasmen Bantah Pemerintah Anti-Kritik
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netraedu

Cairkan Tunjangan Guru, Mendikdasmen Bantah Pemerintah Anti-Kritik

admin
Last updated: March 14, 2025 6:15 pm
admin
Published March 14, 2025

Netra, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto, meresmikan program percepatan penyaluran tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah langsung ke rekening guru pada Kamis (13/3). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti, mengatakan program ini merupakan realisasi dari arahan Prabowo untuk menyederhanakan birokrasi dan meningkatkan efisiensi layanan publik.

“Kebijakan penyaluran langsung ini merupakan terobosan dan jawaban pemerintah atas aspirasi masyarakat khususnya aspirasi para guru,” ujar Mu’ti dalam acara yang digelar di Kantornya, Kamis (13/3/2025).

“Karena itu, tidak benar kalau pemerintah antikritik dan tidak mendengar aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Ia menuturkan selama 15 tahun terakhir (2010-2024), tunjangan guru ditransfer dari Kementerian Keuangan ke rekening pemerintah daerah (rekening kas umum daerah), baru kemudian ditransfer ke rekening guru. Ia menyebut proses itu memakan waktu yang lama.

“Proses transfer itu sebagian besarnya dilakukan 3 bulan sekali. Proses transfer memakan waktu yang lama. Guru menerimanya per 3 bulan. Bahkan di beberapa daerah ada yang mengalami keterlambatan dengan berbagai alasan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan terdapat 1.476.964 guru ASN yang akan menerima transfer langsung. Selain itu, terdapat 392.802 guru non-ASN juga akan menerima transfer langsung ke rekening masing-masing dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Abdul Muti juga menjabarkan mekanisme baru penyaluran tunjangan. Ia menjelaskan transfer langsung ke rekening dihitung mulai bulan Januari dengan pencairan tahap pertama mencakup tunjangan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Januari, Februari, dan Maret.

Bagi guru non-ASN, jumlah tunjangan yang diterima adalah Rp6 juta, dihitung dari Rp2 juta per bulan selama tiga bulan. Sementara bagi guru ASN, besaran tunjangan disesuaikan dengan gaji pokok yang biasa diterima.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak mengharuskan para guru menggunakan bank tertentu untuk menerima tunjangan tersebut. “Rekeningnya terserah masing-masing guru, kami tidak mengarahkan kepada bank tertentu,” pungkas Abdul Muti.

Related

You Might Also Like

Mengupas Supremasi Sipil dan Pertentangan RUU TNI di Media Sosial

Dua Negara, Satu Luka: Menelusuri Akar Konflik Panjang India-Pakistan

Mengenal Brain Rot: Saat Otak Kelelahan Akibat Konten Berlebihan

Seorang Bocah di Malaysia Alami Buta Permanen Karena Pola Makan yang Buruk

Menapak Jejak Suci: Sejarah Berhaji di Indonesia dan Asal-Usul Gelar “Haji”

Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Kakorlantas Polri Sebut Akses ke Bali Akan Ditutup 28 Maret untuk Hormati Nyepi

Xenos Zulyunico
Xenos Zulyunico
March 24, 2025
Komisi II DPR-MenPAN RB Akan Bahas Soal Usulan Pensiun ASN 70 Tahun
Mensesneg Jamin Pemerintah Akan Tindaklanjuti Tuntutan Buruh di May Day 2025
Transjakarta Tetap Beroperasi Saat Lebaran, Cek Jadwalnya!
Prabowo Sebut UU PPRT Dibahas Pekan Depan, Berharap Selesai dalam 3 Bulan

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?