By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Presiden Kolombia Ngaku Ada Upaya Pembunuhan Terhadap Dirinya
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netrainternasional

Presiden Kolombia Ngaku Ada Upaya Pembunuhan Terhadap Dirinya

admin
Last updated: February 11, 2026 6:14 am
admin
Published February 11, 2026

Netra, Jakarta – Presiden Kolombia Gustavo Petro mengungkapkan dirinya baru saja selamat dari dugaan percobaan pembunuhan. Petro menyebut sudah berbulan-bulan menerima peringatan soal rencana kelompok pengedar narkoba yang disebut ingin menargetkan nyawanya.

Dikutip dari AFP, Rabu (11/2/2026), insiden tersebut terjadi pada Senin malam. Saat itu, helikopter yang ditumpangi Petro gagal mendarat di wilayah pantai Karibia. Pendaratan dibatalkan lantaran adanya kekhawatiran Petro akan ditembak oleh pihak-pihak yang tidak disebutkan identitasnya.

“Kami menuju ke laut lepas selama empat jam dan saya tiba di suatu tempat yang seharusnya tidak kami tuju, lolos dari upaya pembunuhan,” kata Petro dalam rapat kabinet yang disiarkan langsung.

Pernyataan Petro muncul di tengah meningkatnya eskalasi kekerasan di Kolombia, yang terjadi beberapa bulan menjelang pemilihan presiden. Negara tersebut memang telah lama dilanda konflik bersenjata selama puluhan tahun antara kelompok gerilyawan dan faksi bersenjata lainnya.

Petro, yang secara konstitusi tidak diperbolehkan maju kembali untuk periode kedua, menuturkan bahwa sejak dilantik pada Agustus 2022, dirinya telah menjadi target kelompok perdagangan narkoba.

Dia juga menyinggung adanya dugaan konspirasi yang melibatkan para bos narkoba hingga panglima perang, termasuk Ivan Mordisco. Ivan diketahui memimpin kelompok pembangkang terbesar yang memisahkan diri dari gerilyawan FARC usai perjanjian damai tahun 2016.

Kolombia sendiri memiliki catatan panjang terkait pembunuhan tokoh-tokoh sayap kiri, termasuk sejumlah kandidat presiden, yang terjadi selama bertahun-tahun.
Petro, yang merupakan presiden sayap kiri pertama di negara Amerika Selatan tersebut, sebelumnya juga dilaporkan sempat mengalami percobaan pembunuhan pada tahun 2024.

Related

You Might Also Like

Akibat Serangan Israel, 436 Warga Gaza Tewas

Gelombang Demonstrasi di Turki: Penahanan Oposisi Erdogan Picu Gejolak

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Priok Sita 5.095 Catridge ‘Liquid Zombie’

Idul Fitri di Palestina: Israel Serang Gaza

Ini Syarat Putin Jika Ingin Gencatan Senjata Sepenuhnya di Ukraina

TAGGED:InternasionalKolombiaNarkotika
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Satu Anggota Polri Jadi Tersangka Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung

Rezy Rahmat
Rezy Rahmat
March 26, 2025
Ketua PENDEKAR Kota Jakarta Ajak Warga Jaga Persatuan di Momen HUT Jakarta ke-498
26 Motor Hasil Tarikan Mata Elang di Bogor Bisa Diambil Pemilik
Pramono Anung Lantik 59 Pejabat Baru di Pemprov DKI Jakarta
Kepala Badan Gizi Nasional Tegaskan Gaji SPPI Akan Cair Sebelum Lebaran

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?