By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Ini Kata Polisi soal Asal Usul Lakban Lilit Diplomat Kemenlu Tewas Misterius
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

Ini Kata Polisi soal Asal Usul Lakban Lilit Diplomat Kemenlu Tewas Misterius

Xenos Zulyunico
Last updated: July 28, 2025 12:06 pm
Xenos Zulyunico
Published July 28, 2025

Netra, Jakarta – Polisi berhasil menelusuri asal-usul lakban kuning yang ditemukan melilit wajah ADP (39), diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas di sebuah kamar kos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Lakban tersebut rupanya dibeli langsung oleh korban saat berada di Yogyakarta.

“Terkait dengan lakban kuning, berdasarkan keterangan istri korban, bahwa lakban tersebut dibeli pada akhir bulan Juni di Toko Merah, Gedong Kuning, Yogyakarta,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (28/7/2025).

Ade Ary menyebutkan bahwa lakban serupa juga ditemukan di rumah korban di Jogja. Pihak kepolisian akan menyita barang tersebut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut sebagai bahan pembanding.

Informasi lain yang dihimpun dari rekan kerja korban mengungkap bahwa lakban kuning tersebut lazim digunakan oleh staf Kemlu yang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Lakban berwarna mencolok itu berfungsi sebagai penanda untuk memudahkan identifikasi barang saat berada di bandara.

“Bahwa lakban tersebut biasa digunakan pegawai Kemenlu yang berpergian ke luar negeri, guna mempermudah mencari barang saat di bandara, mengingat fungsinya sebagai penanda karena warna yang mencolok,” jelas Ade Ary.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, ADP sempat terekam berada di rooftop Gedung Kemlu RI pada Senin (7/7) malam. Ia berada di sana selama satu jam lebih, tepatnya 1 jam 26 menit.

Saat itu, korban diketahui meninggalkan tas punggung dan kantong belanja di lokasi tersebut. Keesokan paginya, Selasa (8/7) pukul 08.30 WIB, jenazah ADP ditemukan penjaga kos dalam kondisi mengenaskan. Wajahnya dibungkus plastik dan dililit lakban kuning.

Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini secara menyeluruh. Proses penyelidikan akan dilakukan dengan pendekatan scientific investigation atau metode penyidikan kriminal berbasis ilmiah.

Related

You Might Also Like

Satu Anggota Polri Jadi Tersangka Kasus Judi Sabung Ayam di Lampung

TB Hasanuddin Soroti PKS Pemprov Jabar-TNI AD, Minta Tunggu Terbit PP

Ini Alasan RK Minta Sidang Gugatan Lisa Mariana di PN Bandung Diundur

Catat, Penukaran Uang Baru Kembali Dibuka Hari Ini!

Demi Hindari Pemeriksaan Dana Rp 33 M, Bendahara KPU Buru Bakar Kantor Sendiri

TAGGED:Diplomat Kemenlu Tewas MsiteriusKriminalpolda metro jaya
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Polisi: Tersangka Bentrokan di Kemang Siapkan Senapan Angin untuk Menyerang

Rezy Rahmat
Rezy Rahmat
May 2, 2025
Pramono Anung Segera Tetapkan Wali Kota dan Bupati Baru Jakarta
Polisi Ungkap Kronologi Dokter PPDS Rudapaksa Anak Pasien di RSHS Bandung
Pihak Maskapai Tempuh Jalur Hukum, Anggota DPRD Sumut Ngaku Sudah Damai
Jelang May Day, Brimob Polda Metro Gelar Apel Siaga Pasukan

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?