By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Tanggapi Isu Marak PSK di IKN, Basuki: Itu Dulu, Sekarang Sudah Tidak Ada
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

Tanggapi Isu Marak PSK di IKN, Basuki: Itu Dulu, Sekarang Sudah Tidak Ada

Febriyan Ramadhan
Last updated: July 8, 2025 5:37 pm
Febriyan Ramadhan
Published July 8, 2025
Foto: Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono - Unggahan Akun Instagram ikn_id

Netra, Jakarta – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono membantah isu yang menyebut masih adanya praktik prostitusi dan arena sabung ayam di kawasan Ibu Kota Nusantara. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

“Informasi itu, itu adalah informasi yang dulu., di-recycle informasinya itu. Itu sekarang sudah sama sekali tidak ada,” ujar Basuki dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/7/2025).

Isu ini mencuat setelah Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin meminta OIKN memastikan wilayah IKN bersih dari praktik Pekerja Seks Komersial (PSK) dan aktivitas ilegal lainnya. Menurutnya, kehadiran PSK maupun sabung ayam bisa berdampak buruk terhadap moral, sosial, dan produktivitas kerja di kawasan yang sedang dibangun itu.

Khozin juga mendesak pemerintah, khususnya Kemendagri, agar memberikan kewenangan lebih kepada OIKN untuk melakukan pengawasan menyeluruh, termasuk pada malam hari. Ia menilai penertiban yang dilakukan selama ini masih mengacu pada aturan daerah, sehingga belum cukup kuat.

“Mungkin dikasih semacam diskresi (kewenangan) tambahan gitu, Pak Bas (Kepala OIKN Basuki Hadimuljono) biar tidak hanya monitoring ketika siang, tapi malam juga punya aktivitas yang dilindungi oleh aturan,” ujar Khozin dalam rapat tersebut.

Menanggapi hal itu, Basuki mengatakan bahwa langkah penertiban sudah dilakukan sejak bulan Ramadhan lalu. Ia mengungkapkan bahwa OIKN telah membongkar sejumlah warung yang terindikasi sebagai tempat aktivitas menyimpang.

“Ramadhan kemarin masih ada, kami ada 8 warung remang-remang sudah kami robohkan,” imbuhnya.

Related

You Might Also Like

Ini kata Komisi II DPR soal Kasus Bendahara Bakar Kantor KPU Buru

Perederan Sabu 12,8 Kg yang Digagalkan Polda Riau Dikontrol Jaringan Malaysia

Polisi Ungkap Peran 3 Pelaku Begal yang Bacok Polisi di Bekasi

Asyik! KRL Buatan China Resmi Beroperasi

Kadinkes Banten Bungkam soal Anggaran Makan-Minum RS Belum Aktif Rp1,89 Milliar

TAGGED:Basuki HadimuljonoDPR RI Komisi IIIKN
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Muhammadiyah Minta Program Barak Militer untuk Pelajar Dikaji Ulang

Rezy Rahmat
Rezy Rahmat
May 25, 2025
Presiden Prabowo: Harga Saham Boleh Naik Turun, Pangan Aman
Gerindra Belum Bisa Pastikan soal Pertemuan Lanjutan Megawati-Prabowo
Puan Beri Catatan soal Tunjangan Guru Ditransfer Langsung ke Rekening
RI Siap Beri Dukungan Pemulihan Usai Gempa M 7,7 Guncang Myanmar-Thailand

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?