By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: KPK Usul Tambah Dana Parpol dari APBN, Golkar: Tak Akan Nuntut Banyak Pemerintah
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

KPK Usul Tambah Dana Parpol dari APBN, Golkar: Tak Akan Nuntut Banyak Pemerintah

Rivan Prasetyo
Last updated: May 21, 2025 12:32 pm
Rivan Prasetyo
Published May 21, 2025

Netra, Jakarta – KPK mengusulkan menambah pendanaan partai politik (parpol) diberikan oleh pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar, Sarmuji menyampaikan partainya tidak akan menuntut banyak dari pemerintah.

“Sebenarnya itu hasil dari kajian KPK tentang pembiayaan partai politik yang sangat kurang. Dan secara riil memang pembiayaan parpol sangat besar karena tuntutan yang besar parpol untuk melakukan seluruh fungsi parpol,” kata Sarmuji kepada wartawan, Rabu (21/5/2025).

Sarmuji menyatakan parpol merupakan salah satu organisasi terbesar. Bahkan, struktur atau tingkatan organisasinya sampai ke desa-desa.

“Parpol juga salah satu organisasi terbesar setelah negara (pemerintah). Sebagaimana hierarki pemerintahan, partai punya DPP sampai ke tingkat desa. Belum lagi kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk menjalankan fungsi parpol,” jelasnya.

Bagi Sarmuji, parpol selama ini berusaha bekerja secara normal di tengah keterbatasan yang ada. Namun ia tidak ingin menuntut banyak kepada pemerintah, prioritas pemerintah adalah rakyat.

“Selama ini di tengah keterbatasan, partai berusaha untuk bekerja secara normal. Kami tidak berani menuntut banyak di tengah pemerintah juga punya prioritas bagi rakyat,” tuturnya.

Sebagai informasi, usul mengenai menambah pendanaan parpol dari APBN muncul dari pernyataan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

“KPK sudah beberapa kali memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk memberikan dana yang besar bagi partai politik, rekomendasi pendanaan terhadap partai politik. Agar partai politik itu dibiayai dari APBN,” kata Fitroh dalam webinar tematik pendidikan antikorupsi ‘State Capture Corruption: Belajar dari Skandal e-KTP’ secara daring melalui kanal YouTube KPK, Kamis (15/5).

Sementara itu, menurut Kepala Presidential Communication Officer (PCO) Hasan Nasbi, ide tersebut bisa didiskusikan. Sebab, Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk memberantas korupsi.

“Ya, yang jelas Presiden itu kan punya agenda yang sangat serius untuk memberantas korupsi. Dan ini juga bagian dari Asta Cita, memberantas korupsi. Jadi, ide-ide untuk memberantas korupsi itu bisa didiskusikan,” kata Hasan kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (19/5).

Hasan mendesak untuk dilakukannya kajian yang lebih mendalam. Menurutnya usulan-usulan itu juga dapat diakomodasi dalam produk hukum.

“Dan kalau kita bicara soal bantuan dana untuk partai, dana bantuan keuangan untuk partai kan sebenarnya sebelumnya sudah ada. Ya, dari sebelum-sebelumnya memang sudah ada. Nah, kalau ada usulan untuk peningkatan seperti ini nanti bisa dikaji nih. Bisa didiskusikan,” ujarnya.

“Jadi, ide-ide ini nanti bisa didiskusikan lebih lanjut supaya bisa jadi produk hukum di DPR,” pungkasnya.

Related

You Might Also Like

KPK Sita Tanah-Uang USD 1,5 Juta di Kasus Jual Beli Gas PT PGN

Kabar Buruk untuk RI: Sri Mulyani Sebut Dunia Dibayangi Ketidakpastian

Ada Ribut-ribut di Depan RS Tangsel, Polisi Amankan 30 Orang

Setelah Prabowo, Sri Mulyani Ikut Joget Velocity Bareng Keluarga

Meski Sudah Mundur, Hasan Nasbi Tetap Diminta Prabowo Pimpin PCO

TAGGED:GolkarKPK
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Polda Banten Usut Dugaan Oknum Kadin Minta Proyek Rp 5 Trilliun ke Perusahaan

Rezy Rahmat
Rezy Rahmat
May 15, 2025
Jokowi Anggap Tudingan Ijazah Palsu Masalah Ringan
OTT Seret Kadis PUPR Sumut, KPK Buka Peluang Panggil Bobby Nasution Jika..
Diduga Karena Cemburu, Pria di Jakpus Jadi Korban Penusukan
Karyawan BRIN Lakukan Aksi Demo di Depan Kantor, Tuntut 5 Poin Ini

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?