By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Ahmad Muzani Dukung Usulan ‘3 April’ Sebagai Hari Jadi NKRI
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

Ahmad Muzani Dukung Usulan ‘3 April’ Sebagai Hari Jadi NKRI

Rivan Prasetyo
Last updated: April 20, 2025 11:19 am
Rivan Prasetyo
Published April 20, 2025

Netra, Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mendukung usulan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) tentang mosi integral Natsir sebagai hari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Diketahui Muzani menghadiri halal bihalal dengan keluarga besar DDII pada Sabtu (19/4/2025), di Jakarta Pusat.

Sebagai informasi Mosi Integral Natsir adalah mosi yang diajukan oleh Mohammad Natsir, seorang tokoh politik Islam dan pemimpin Partai Masyumi, di hadapan parlemen RIS (Republik Indonesia Serikat) pada 3 April 1950. Natsir mengusulkan agar negara-negara bagian dalam Republik Indonesia Serikat kembali bersatu menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda, dua hal ini kita peringati. Yang terlupakan yang baru saja disampaikan kawan-kawan Dewan Dakwah. Mosi integral Natsir menjadi cikal bakal NKRI itu adalah bentuk penyatuan kita menyempurnakan sejarah bangsa kita dari 1928 (sumpah pemuda), 18 Agustus 1945 (penetapan Pancasila sebagai dasar negara), dan kembali ke NKRI (1950),” ungkap Muzani dalam keterangannya, Minggu (20/4/20205).

Menurut Muzani, Sejak Republik Indonesia merdeka pada tahun 1945 sampai mosi integral Natsir tahun 1950, bentuk negara Indonesia mengalami beberapa kali perubahan. Yang terakhir RIS dibubarkan dan Indonesia kembali ke NKRI.

“Kenapa kemudian pandangan ini bisa diterima dengan cepat (Pembubaran RIS dan kembali ke NKRI) oleh fraksi-fraksi yang berbeda pandangan politik dan berbeda ideologi ketika itu? karena mereka punya kesamaan pandangan dan kepentingan kenapa kita harus kembali pada NKRI,” jelas Muzani.

Bagi Muzani jika Indonesia saat itu tidak memilih kembali menjadi NKRI atau mempertahankan bentuk federal RIS maka persatuan dan kesatuan seperti saat ini tidak akan terjadi.

“Ketika itu jika kita baca referensi, pegelompokan kita dalam bernegara makin jadi atas dasar kedaerahan. Sebagai orang yang memiliki visi ke depan tentang Indonesia, Natsir melihat kalau bentuk negara federal ini diteruskan ada bahaya dan ancamannya bagi masa depan bangsa ini, apa bahayanya? Yakni persatuan yang kita cita-citakan dalam bernegara, dalam merah putih, dalam NKRI, bisa rusak dan terpecah belah,” ujar Sekjen Gerindra itu.

Related

You Might Also Like

Harga Ayam dan Telur Anjlok di Level Peternak, Mentan Akan Turun Tangan

Ini Tanggapan PDIP Usai Jokowi Sebut Pertemuan Presiden Terdahulu Sulit Terjadi

Kemenag Berangkatkan 388 Petugas Haji Gelombang Pertama ke Arab Saudi

Pihak BI Buka Suara soal Pegawai yang Tewas Lompat Dari Helipad

Polisi Turunkan 13.701 Personel untuk Amankan May Day Fiesta di Monas

TAGGED:Ahmad MuzaniKetua MPRKetua MPR RISekjen Gerindra
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Pramono Bertemu Dharma Pongrekun, Cerita Pengalaman Urus Jakarta

Rivan Prasetyo
Rivan Prasetyo
May 23, 2025
Tuntutan Mati untuk Bandar Narkoba, Kejati Jakarta: Pokoknya Saya Matikan!
Kepala PCO Hasan Nasbi Tanggapi Isu Reshuffle: Hanya Presiden yang Tahu
Soal Megawati Beri Arahan Kepala Daerah, Ganjar: Sinkronisasi Program Pusat
Polda Metro Sebut 2 Saksi Terkait Kasus Ijazah Jokowi Mangkir dari Panggilan

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?