By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Buntut Gangguan Layanan JakOne Mobile, Pram Ingin Rebranding Bank DKI
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

Buntut Gangguan Layanan JakOne Mobile, Pram Ingin Rebranding Bank DKI

Rivan Prasetyo
Last updated: April 15, 2025 12:26 pm
Rivan Prasetyo
Published April 15, 2025

Netra, Jakarta – Gubenur Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan keinginannya me-rebranding nama Bank DKI setelah terjadinya gangguan layanan JakOne Mobile pada 30 Maret 2025. Namun Pram belum menyebut secara pasti terkait nama baru untuk Bank DKI.

Pram menyampaikan keinginanya itu dalam suatu rapat yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

“Kita harus memikirkan untuk mengubah nama DKI ini. Apakah Bank DKI menjadi Bank Jakarta, atau Bank Global, sehingga kita lakukan yang namanya rebranding,” kata Pramono seperti dilihat di Instagram pribadinya, Selasa (15/4/2025).

Pram juga menyampaikan keinginannya agar Bank DKI dapat menjadi ikon Jakarta. Dengan rebranding, Pram optimis Bank milik Pempov Jakarta itu dapat menjadi lebih besar dari saat ini.

“Dan nanti kita bangun betul-betul menjadi building-nya Bank Jakarta. Kalau itu kita lakukan, pasti bisa terbang,” jelas dia.

Pada kesempatan itu, Pram turut menyinggung proses rekrutmen Bank DKI yang masih rentan terhadap orang-orang titipan. Pram menyebut Bank DKI tidak diurus secara professional.

“Bank ini (DKI) tidak dikelola secara profesional. Ada ruang-ruang yang gampang orang yang bisa mempermainkan itu, dari dalam terutama. Maka sepenuhnya harus dikelola secara profesional. Enggak boleh lagi titipan dari siapapun untuk direksi Bank DKI,” ujar Pramono.

Lebih lanjut ia juga menyinggung peringkat Jakarta dalam ranking top kota global selalu mengalami penurunan. Terakhir Jakarta berada di peringkat 54 dunia.

Maka dari itu ia menganggap perlu ada perhatian ekstra, terutama dalam sektor perbankan, yang menurut Pram kerap terjadi masalah di setiap periodenya.

“Ada beberapa hal yang memang perlu mendapatkan perhatian yang serius. Perbankan, yang hampir setiap periode selalu ada kasusnya,” tutur Pramono.

Related

You Might Also Like

Kemlu Pantau WNI di Myanmar-Thailand Usai Gempa, Begini Kondisinya

Prabowo Akui Komunikasi Pemerintah Agak Kurang: Tanggung Jawab Saya

Pihak BI Buka Suara soal Pegawai yang Tewas Lompat Dari Helipad

Walkot Depok Akui CFD di Margonda Belum Ideal, Akan Evaluasi

Kakorlantas Minta Dirlantas Bersinergi dengan Pemda: Tak Boleh Ada Konflik

TAGGED:Bank DKIGubernur JakartaPramono Anung
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

Puncak Arus Mudik Hari Ini, 8.500 Kendaraan Lintasi Tol Trans Jawa per Jam

Rivan Prasetyo
Rivan Prasetyo
March 28, 2025
Habiburokhman: Kapolri Bijaksana, Mahasiswi ITB Pembuat Meme Akan Ditangguhkan
Polisi Ringkus Komplotan Penyelundup Pipa Rokok-Patung Ukiran Gading Gajah
Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 29 Maret, Lebaran Kemungkinan Serentak
Gempa M 3,0 Terjadi di Luwu Timur Sulawesi Selatan

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?