By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NetramediaNetramediaNetramedia
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Netranews
  • Netrasport
  • Netranomics
  • Netratech
  • Netraedu
Reading: Buntut Kasus Dana Hibah Jatim, Rumah La Nyalla Digledah KPK
Font ResizerAa
NetramediaNetramedia
  • Home
  • Netranews
  • Netranomics
  • Netrasport
  • Netratech
  • Netraedu
Search
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Contact
  • Contact
  • Blog
  • Blog
  • Blog
  • Complaint
  • Complaint
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
Netranews

Buntut Kasus Dana Hibah Jatim, Rumah La Nyalla Digledah KPK

Rivan Prasetyo
Last updated: April 14, 2025 3:36 pm
Rivan Prasetyo
Published April 14, 2025

Netra, Jakarta – Rumah Mantan Ketua DPD La Nyala Mattalitti di Surabaya digledah KPK. Penggeledahan itu terkait dengan kasus dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Jawa Timur tahun 2019-2022.

“Benar. Penyidik sedang melakukan kegiatan Penggeledahan di Kota Surabaya, terkait penyidikan perkara dana hibah Pokmas Jatim,” kata Jubir KPK Tessa Mahardhika dalam keterangannya, Senin (14/4/2025).

Namun Tessa belum dapat menjelaskan secara detail terkait penggelarahan tersebut. Ia hanya mengatakan KPK akan memberikan penjelasan setelah penggeledehan selesai.

“Untuk detil penjelasan lebih lanjut akan disampaikan setelah seluruh rangkaian kegiatan Penggeledahan selesai dilaksanakan,” pungkasnya.

Kasus Dana Hibah ABPD Jatim

Sebagai informasi, KPK menetapkan 21 tersangka terkait dana hibah untuk pokmas dari APBD Provinsi Jatim tahun 2019-2022. KPK menetapkan tersangka melaluibpengembangan perkara yang sudah lebih dulu menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak.

“Kami sampaikan bahwa pada tanggal 5 Juli 2024 KPK menerbitkan sprindik terkait dugaan adanya TPK dalam pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat atau Pokmas dari APBD Provinsi Jatim tahun anggaran 2019 sampai dengan 2022,” kata Jubir KPK Tessa Mahardhika di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/7).

Tessa menyebut, KPK menetapkan 21 tersangka. Adapun sejumlah tersangka tersebut terdiri dari 4 tersangka penerima dan 17 tersengka sebagai pemberi.

Lebih lanjut, dari 4 tersangka tersebut memiliki status sebagai penyelenggara negara. Sedangkan untuk 17 tersangka, 15 orang pihak swasta dan 2 orang lainnya juga penyelenggara negara.

“Mengenai nama tersangka dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan para tersangka akan disampaikan kepada teman-teman media pada waktunya bilamana penyidikan dianggap telah cukup,” ucapnya.

Related

You Might Also Like

Soal Megawati Tanggapi Polemik Ijazah Jokowi, NasDem: Tunggu Polisi Saja

Ini Kata Jokowi Soal Usulan Pemakzulan Gibran

Detik-detik Ledakan Saat Pemusnahan Amunisi di Garut Tewaskan 13 Orang

Detik-detik Diduga Anarko Menyusup-Bikin Ricuh Aksi May Day di DPR

Dedi Mulyadi Akan Proses Hukum Kades Minta THR Rp 165 Juta

TAGGED:Kasus Dana Hibah APBD Prov JatimKPKLa Nyalla Mattalitti
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
1.2kLike
2.1kFollow
1.1kFollow
Popular News
Netranews

PBSI Sebut Chico-Jonatan Christie Mundur dari Pelatnas

Rivan Prasetyo
Rivan Prasetyo
May 15, 2025
Ini Kata Dasco soal Prabowo-Gibran-Megawati Ketemu di Satu Acara
Resmikan Taman Anak Sejahtera, Pram Sebut Akan Bangun di Tiap Kecamatan
Pramono Sebut Tak Akan Beri Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor
Ini Kata BKPM soal Pabrik BYD Diganggu Ormas di Subang

Tentang Kami

[email protected]

Redaksi

© Netramedia. All Right Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?